Shopsmart.co.id – Sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan suci Ramadhan. Ibadah malam ini menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di Indonesia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus merasakan kebersamaan dalam berjamaah.
Meskipun jumlah rakaatnya bervariasi, salah satu cara pelaksanaan yang populer adalah dengan 11 rakaat, termasuk sholat Witir. Panduan ini akan membahas secara komprehensif mengenai niat, tata cara, dan doa terkait sholat Tarawih 11 rakaat agar Anda dapat melaksanakannya dengan benar dan khusyuk.
Mengenal Sholat Tarawih dan Keutamaannya
Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan, dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sebelum fajar menyingsing. Nama “Tarawih” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘istirahat’, karena pelaksanaannya diselingi waktu istirahat sejenak setelah setiap dua atau empat rakaat.
Keutamaan sholat Tarawih sangatlah besar di mata Islam, sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah pengampunan dosa-dosa yang telah lalu bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT.
Jumlah Rakaat Sholat Tarawih: Fokus pada 11 Rakaat
Dalam praktik ibadah di masyarakat Muslim, jumlah rakaat sholat Tarawih memang memiliki beberapa variasi, seperti 8 rakaat Tarawih diikuti 3 rakaat Witir, atau 20 rakaat Tarawih diikuti 3 rakaat Witir. Kedua metode ini memiliki landasan masing-masing dari praktik para ulama dan sahabat Nabi.
Namun, dalam konteks panduan ini, kita akan lebih mendalami pelaksanaan sholat Tarawih 11 rakaat, yang terdiri dari 8 rakaat sholat Tarawih dan 3 rakaat sholat Witir. Metode ini banyak dipilih karena kesederhanaannya dan juga dianggap sesuai dengan riwayat tertentu mengenai sholat malam Rasulullah SAW.
Niat Sholat Tarawih 11 Rakaat
Niat adalah pondasi utama dalam setiap ibadah, dan pelafalannya dalam hati menjadi syarat sahnya sholat. Berikut adalah bacaan niat sholat Tarawih untuk setiap dua rakaat, baik saat menjadi imam, makmum, maupun sholat sendirian (munfarid).
Niat Sholat Tarawih sebagai Imam (Setiap Dua Rakaat)
“Usholli sunnatat tarawihi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an imaaman lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Tarawih sebagai Makmum (Setiap Dua Rakaat)
“Usholli sunnatat tarawihi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muman lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Tarawih Sendirian (Munfarid) (Setiap Dua Rakaat)
“Usholli sunnatat tarawihi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Tarawih 11 Rakaat
Pelaksanaan sholat Tarawih 11 rakaat umumnya dilakukan dengan formasi 4 kali salam untuk sholat Tarawih (total 8 rakaat) dan 2 kali salam untuk sholat Witir (total 3 rakaat). Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang bisa Anda ikuti.
Langkah-langkah Sholat Tarawih (8 Rakaat)
Sholat Tarawih dilakukan sebanyak empat sesi, masing-masing dua rakaat dengan satu salam. Ini berarti Anda akan melakukan 2 rakaat, salam, lalu 2 rakaat lagi, salam, dan seterusnya hingga empat kali.
- Rakaat 1 & 2 (Sesi Pertama): Niat, Takbiratul Ihram, membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek (misalnya Al-Ikhlas), rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, dan berdiri untuk rakaat kedua. Setelah rakaat kedua, lakukan tasyahud akhir dan salam.
- Rakaat 3 & 4 (Sesi Kedua): Ulangi langkah-langkah seperti sesi pertama, dimulai dengan niat dan takbiratul ihram, diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.
- Rakaat 5 & 6 (Sesi Ketiga): Lakukan kembali urutan sholat dua rakaat lengkap dengan niat dan salam.
- Rakaat 7 & 8 (Sesi Keempat): Akhiri sholat Tarawih 8 rakaat Anda dengan dua rakaat terakhir, diakhiri dengan salam.
Setelah selesai sholat Tarawih 8 rakaat, disunnahkan untuk beristirahat sejenak atau membaca doa antara Tarawih. Momen ini bisa digunakan untuk berzikir, membaca shalawat, atau sekadar menenangkan diri sebelum melanjutkan ke sholat Witir.
Langkah-langkah Sholat Witir (3 Rakaat)
Sholat Witir adalah sholat penutup di malam hari, dan untuk formasi 11 rakaat, Witir dilakukan sebanyak 3 rakaat. Anda bisa melaksanakannya dengan dua cara: satu salam setelah 3 rakaat sekaligus, atau dua rakaat dengan satu salam dilanjutkan satu rakaat dengan satu salam.
Niat Sholat Witir Dua Rakaat (jika dilakukan terpisah)
“Usholli sunnatal witri rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Witir Satu Rakaat (jika dilakukan terpisah)
“Usholli sunnatal witri rok’atan mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir satu rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Pelaksanaan Sholat Witir 3 Rakaat (Dua Salam)
- Dua Rakaat Pertama: Lakukan sholat dua rakaat seperti biasa, membaca surah Al-Fatihah diikuti surah Al-A’la di rakaat pertama dan Al-Kafirun di rakaat kedua. Setelah tasyahud akhir, ucapkan salam.
- Satu Rakaat Terakhir: Bangun kembali untuk satu rakaat sholat Witir terakhir, dengan niat yang berbeda. Baca Al-Fatihah dan surah Al-Ikhlas, kemudian rukuk, i’tidal, sujud, tasyahud akhir, dan salam.
Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir
Setelah menyelesaikan sholat Tarawih dan Witir, disunnahkan untuk memperbanyak doa dan zikir. Ada beberapa doa khusus yang sering dibaca setelah sholat-sholat ini, salah satunya adalah doa Kamilin atau doa setelah Tarawih.
Doa Kamilin memohon kesempurnaan iman, ampunan dosa, keselamatan di dunia dan akhirat, serta berbagai kebaikan lainnya. Membaca doa ini secara berjamaah setelah sholat Tarawih menjadi tradisi yang kuat di banyak masjid di Indonesia, mempererat tali silaturahmi antarjamaah.
Waktu Terbaik Pelaksanaan Sholat Tarawih
Sholat Tarawih dapat dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu sholat Subuh. Meskipun demikian, waktu yang paling utama untuk melaksanakannya adalah di awal malam, setelah sholat Isya. Hal ini bertujuan agar jamaah memiliki energi yang cukup dan dapat melaksanakannya dengan lebih fokus.
Melaksanakannya di masjid secara berjamaah sangat dianjurkan karena pahalanya lebih besar dan juga dapat menumbuhkan semangat kebersamaan. Namun, jika ada halangan, sholat Tarawih juga sah jika dikerjakan sendiri di rumah.
Penutup
Sholat Tarawih adalah salah satu permata Ramadhan yang tidak boleh dilewatkan. Dengan memahami niat, tata cara, dan doanya, khususnya untuk pelaksanaan 11 rakaat, kita diharapkan dapat meraih berkah dan ampunan yang melimpah dari Allah SWT.
Semoga panduan ini membantu Anda dalam menunaikan ibadah sholat Tarawih dengan lebih sempurna dan khusyuk, menjadikan Ramadhan Anda lebih bermakna dan penuh keberkahan.
🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉
Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).
✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya






