Shopsmart.co.id – Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan, membawa pahala besar bagi setiap muslim yang melaksanakannya. Meskipun sering dikaitkan dengan berjamaah di masjid, melaksanakannya sendiri di rumah juga sangat diperbolehkan dan memiliki keutamaan tersendiri.
Artikel ini akan membahas secara tuntas mengenai tata cara dan niat shalat Tarawih di rumah, lengkap dengan bacaan Arab dan Latin, agar ibadah Anda tetap sah dan sempurna sesuai ajaran Islam.
Mengapa Shalat Tarawih Penting di Bulan Ramadhan?
Shalat Tarawih adalah shalat malam yang dilaksanakan khusus pada bulan suci Ramadhan, menjadi salah satu bentuk penghidupan malam Ramadhan dengan ibadah. Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk menunaikan shalat ini, sebagaimana sabdanya yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
Ibadah ini menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta melipatgandakan pahala di bulan yang penuh berkah. Melaksanakannya dengan khusyuk, baik di masjid maupun di rumah, akan mendatangkan ketenangan jiwa dan keberkahan.
Persiapan Shalat Tarawih di Rumah
Sebelum memulai shalat Tarawih di rumah, ada beberapa persiapan yang perlu diperhatikan untuk memastikan kekhusyukan dan kelancaran ibadah. Persiapan ini meliputi aspek fisik maupun spiritual, agar hati dan tubuh siap sepenuhnya menghadap Allah.
Pastikan Anda telah berwudu dengan sempurna, mengenakan pakaian yang bersih dan menutup aurat, serta memilih tempat yang tenang dan bersih untuk shalat. Menyiapkan mushaf Al-Qur’an atau aplikasi Al-Qur’an juga bisa membantu jika ingin membaca surat panjang.
Memahami Niat Shalat Tarawih Sendiri di Rumah
Niat adalah pondasi utama dalam setiap ibadah, termasuk shalat Tarawih. Keikhlasan dan kejelasan niat menentukan sah atau tidaknya suatu amalan, sehingga memahami dan menghadirkan niat dengan benar sangat penting.
Niat shalat Tarawih dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram, menegaskan tujuan ibadah kita semata-mata karena Allah SWT. Berikut adalah bacaan niat shalat Tarawih jika dikerjakan sendiri di rumah:
Bacaan Niat Shalat Tarawih (Setiap Dua Rakaat):
Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatat Taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih di Rumah
Shalat Tarawih dapat dilaksanakan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, diikuti dengan shalat Witir sebagai penutup. Pelaksanaannya dilakukan secara berpasangan, yaitu setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, kemudian dilanjutkan kembali.
Tidak ada perbedaan mendasar dalam gerakan shalat Tarawih dengan shalat sunnah dua rakaat lainnya, namun penting untuk menjaga kekhusyukan dan tuma’ninah dalam setiap gerakannya. Berikut adalah langkah demi langkah tata cara shalat Tarawih:
Langkah-langkah Shalat Tarawih (Dua Rakaat Pertama)
- Niat: Hadirkan niat seperti yang telah dijelaskan di atas dalam hati.
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
- Membaca Doa Iftitah: Setelah takbiratul ihram, disunnahkan membaca doa iftitah.
- Membaca Surat Al-Fatihah: Wajib dibaca pada setiap rakaat.
- Membaca Surat Pendek: Setelah Al-Fatihah, disunnahkan membaca surat pendek dari Al-Qur’an.
- Ruku’: Membungkuk dengan punggung lurus dan tangan memegang lutut, membaca tasbih ruku’.
- I’tidal: Bangun dari ruku’ sambil membaca “Sami’allahu liman hamidah” dan “Rabbanaa lakal hamdu”.
- Sujud: Menempelkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki ke lantai, membaca tasbih sujud.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk tegak dan membaca doa duduk di antara dua sujud.
- Sujud Kedua: Melakukan sujud kembali seperti sujud pertama.
- Berdiri untuk Rakaat Kedua: Bangun dari sujud kedua untuk melanjutkan rakaat kedua.
Melanjutkan Rakaat Kedua dan Salam
Pada rakaat kedua, ulangi langkah-langkah dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua, tanpa membaca doa iftitah. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, dilanjutkan dengan duduk tasyahhud akhir.
Bacaan tasyahhud akhir dibaca sempurna, diikuti dengan shalawat Ibrahimiyah, sebelum akhirnya mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri untuk mengakhiri shalat dua rakaat. Proses ini diulang hingga mencapai jumlah rakaat Tarawih yang diinginkan (8 atau 20).
Shalat Witir sebagai Penutup Tarawih
Setelah selesai menunaikan shalat Tarawih, sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan shalat Witir sebagai penutup ibadah shalat malam. Shalat Witir adalah shalat sunnah muakkad (sangat dianjurkan) yang jumlah rakaatnya ganjil.
Umumnya, shalat Witir dilaksanakan sebanyak tiga rakaat, bisa dengan satu salam di akhir atau dua rakaat dengan satu salam dan satu rakaat dengan satu salam terpisah. Niat shalat Witir pun berbeda dengan Tarawih, misalnya: “Aku niat shalat sunnah Witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan dan Manfaat Shalat Tarawih di Rumah
Melaksanakan shalat Tarawih di rumah memiliki keutamaan tersendiri, terutama dalam melatih kemandirian dan kekhusyukan dalam beribadah. Anda bisa lebih fokus tanpa distraksi, serta memiliki fleksibilitas waktu yang lebih besar.
Ibadah ini juga menjadi sarana untuk menghidupkan suasana Ramadhan di lingkungan keluarga, mengajak anggota keluarga untuk turut serta beribadah. Dengan demikian, rumah menjadi lebih berkah dan penuh nuansa keagamaan.
Penutup
Shalat Tarawih di rumah adalah ibadah yang sah dan sangat dianjurkan, memberikan kesempatan bagi setiap muslim untuk meraih pahala di bulan Ramadhan. Dengan memahami niat dan tata caranya yang benar, Anda dapat menjalankan ibadah ini dengan khusyuk dan penuh keberkahan.
Semoga panduan ini bermanfaat dan membantu Anda dalam menjalankan ibadah shalat Tarawih di rumah dengan sempurna, sesuai dengan tuntunan ajaran Islam.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah boleh shalat Tarawih di rumah sendirian?
Ya, sangat diperbolehkan bahkan dalam kondisi tertentu seperti pandemi atau jika sulit ke masjid, shalat Tarawih sendiri di rumah tetap sah dan mendapatkan pahala.
Berapa jumlah rakaat shalat Tarawih dan Witir?
Shalat Tarawih umumnya dilakukan sebanyak 8 atau 20 rakaat, dengan setiap 2 rakaat diakhiri salam. Setelah Tarawih, dilanjutkan dengan shalat Witir sebanyak 3 rakaat sebagai penutup, yang juga bisa dikerjakan 2 rakaat dan 1 rakaat terpisah.
Bagaimana niat shalat Tarawih jika dilakukan sendiri?
Niat shalat Tarawih jika dikerjakan sendiri adalah: “Ushallii sunnatat Taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa” yang berarti “Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Apakah ada perbedaan tata cara shalat Tarawih di rumah dan di masjid?
Secara gerakan dan bacaan inti tidak ada perbedaan. Perbedaannya hanya terletak pada berjamaah atau sendirian. Jika sendiri di rumah, niatnya adalah niat shalat sendiri, bukan sebagai makmum atau imam.
Surat apa yang dibaca setelah Al-Fatihah saat Tarawih?
Setelah membaca surat Al-Fatihah, Anda bisa membaca surat-surat pendek dari Al-Qur’an. Tidak ada ketentuan khusus surat apa yang harus dibaca, Anda bebas memilih surat apa saja yang Anda hafal.
🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉
Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).
✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya






