Shopsmart.co.id – Bulan Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan adalah sholat Tarawih dan Witir, yang pelaksanaannya seringkali diikuti dengan bacaan doa-doa khusus.
Memahami dan mengamalkan bacaan doa sholat Tarawih dan Witir sesuai sunnah serta ajaran ulama akan memperkaya pengalaman spiritual kita di bulan yang penuh berkah ini. Artikel ini akan memandu Anda memahami kedua sholat tersebut, serta bacaan doa yang dianjurkan setelahnya.
Mengenal Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadhan
Sholat Tarawih merupakan sholat sunnah muakkad yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan setelah sholat Isya dan sebelum sholat Witir. Nama “Tarawih” sendiri berasal dari kata istirahat, karena pada pelaksanaannya terdapat jeda istirahat setiap beberapa rakaat.
Sementara itu, sholat Witir adalah sholat penutup malam yang rakaatnya ganjil, seringkali dilakukan setelah Tarawih atau sebagai penutup ibadah malam lainnya. Kedua sholat ini memiliki keutamaan besar sebagai penghapus dosa dan pembawa pahala yang berlimpah, sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW.
Waktu dan Jumlah Rakaat Sholat Tarawih dan Witir
Sholat Tarawih dimulai dari malam pertama Ramadhan hingga malam terakhir, dilakukan setelah sholat Isya. Umumnya, sholat ini dikerjakan sebanyak 8 atau 20 rakaat, diikuti dengan 3 rakaat sholat Witir, meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai jumlah rakaat yang paling utama.
Sholat Witir dapat dikerjakan satu, tiga, lima, hingga sebelas rakaat, dengan rakaat terakhir selalu ganjil. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau secara munfarid (sendiri) di rumah.
Bacaan Dzikir Umum Setelah Sholat Tarawih dan Witir
Setelah menyelesaikan sholat Tarawih dan Witir, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa. Dzikir adalah mengingat Allah dengan lisan dan hati, merupakan bentuk syukur dan pengagungan kepada-Nya.
Beberapa dzikir umum yang bisa dibaca antara lain istighfar (mohon ampunan), tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), dan takbir (Allahu Akbar). Menggabungkan dzikir ini dengan doa-doa khusus dapat menyempurnakan ibadah kita.
Doa Setelah Sholat Tarawih: Doa Kamilin
Salah satu doa yang sangat populer dan sering dibaca setelah sholat Tarawih adalah Doa Kamilin. Doa ini adalah kumpulan permohonan kebaikan yang mencakup dunia dan akhirat, serta memohon ampunan dan perlindungan kepada Allah SWT.
Meskipun tidak ada dalil khusus yang secara eksplisit menyatakan Rasulullah SAW membaca Doa Kamilin setelah Tarawih, doa ini telah diajarkan dan diamalkan oleh banyak ulama dan pesantren. Hal ini menjadikannya bagian tak terpisahkan dari tradisi ibadah Ramadhan di Indonesia.
Teks Lengkap Doa Kamilin
Berikut adalah lafaz Doa Kamilin yang biasa dibaca setelah sholat Tarawih:
Arab:
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِلصِّيَامِ صَائِمِيْنَ. وَلِلْحَجِّ قَاصِدِيْنَ. وَلِلصِّرَاطِ مُرْتَادِيْنَ. وَلِلْجَنَّةِ رَاغِبِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلَى عَادَاتِنَا مُتَفَرِّقِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَبِالصَّبْرِ مُقَوِّمِيْنَ. وَفِي الْمَنْزِلَةِ مُفْرِدِيْنَ. وَعَلَى سَبِيْلِ الْخَيْرَاتِ رَاغِبِيْنَ. وَبِجَامِعِ الْخَيْرَاتِ فَعَّالِيْنَ. وَبِرِضْوَانِكَ الْفَائِزِيْنَ. وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتُ النَّعِيمِ خَالِدِينَ فِيهَا وَعْدَ اللَّهِ حَقًّا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ.
Latin:
“Allahummaj’alna bil imani kamilin. Wa lil faraidli muaddiyyin. Wa lis sholati hafidhien. Wa liz zakati fa’ilin. Wa lis shiyami shaimin. Wa lil hajji qashidin. Wa lis shirathi murtadin. Wa lil jannati raghibin. Wa minan nari najin. Wa ‘ala ‘adatinamuta farriqin. Wa liz zakati fa’ilin. Wa bis shabri muqawwimin. Wa fil manzilati mufridin. Wa ‘ala sabilil khairati raghibin. Wa bijami’il khairati fa’’alin. Wa biridwanikal faizin. Walladzina amanu wa ‘amilush shalihati lahum jannatun na’imi khalidina fiha wa’dallahi haqqan wahuwal ‘azizul hakim.”
Arti:
“Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang menunaikan kewajiban-kewajiban (fardhu), yang memelihara sholat, yang menunaikan zakat, yang berpuasa, yang berniat haji, yang berjalan di atas sirath (jalan kebenaran), yang mencintai surga, yang selamat dari neraka, yang berpisah dari kebiasaan-kebiasaan buruk, yang menunaikan zakat, yang kokoh dengan kesabaran, yang menyendiri dalam kedudukan (ibadah), yang mencintai jalan kebaikan, yang melakukan segala kebaikan, dan yang mendapatkan keridhaan-Mu. Dan orang-orang yang beriman serta beramal shalih, bagi mereka surga-surga kenikmatan, kekal mereka di dalamnya, janji Allah yang benar, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Doa Setelah Sholat Witir: Permohonan Perlindungan
Setelah sholat Witir, ada pula doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca. Doa ini dikenal dengan lafaz “Subhanal Malikil Quddus” yang dibaca berulang kali, diikuti dengan doa permohonan lainnya. Doa ini bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW dan sangat dianjurkan untuk diamalkan.
Doa setelah Witir ini mengandung pujian kepada Allah sebagai Raja Yang Maha Suci dan permohonan perlindungan dari siksa neraka. Pengucapan doa ini menegaskan kembali ketundukan dan pengakuan kita terhadap keagungan Allah SWT.
Teks Lengkap Doa Setelah Sholat Witir
Setelah salam sholat Witir, disunnahkan membaca:
Arab:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (dibaca 3x)
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ.
Latin:
“Subhanal Malikil Quddus.” (dibaca 3x)
“Allahumma inni a’udzu biridhoka min sakhothika, wa bi mu’afatika min ‘uqubatika, wa a’udzu bika minka, la uhshi tsana’an ‘alaika, anta kama atsnaita ‘ala nafsika.”
Arti:
“Maha Suci Allah, Raja Yang Maha Suci.” (dibaca 3x)
“Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, dan dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian atas-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau puji atas diri-Mu sendiri.”
Hikmah dan Keutamaan Membaca Doa Setelah Sholat
Membaca doa setelah sholat, baik Tarawih maupun Witir, memiliki hikmah yang mendalam dan keutamaan yang besar. Doa adalah inti dari ibadah, jembatan komunikasi antara hamba dengan Rabb-nya, dan manifestasi ketundukan serta pengharapan.
Dengan berdoa, kita menunjukkan kebutuhan kita kepada Allah, mengakui kelemahan kita, dan memohon segala kebaikan dari-Nya. Doa juga menjadi penutup ibadah yang mengukuhkan niat dan harapan kita agar amal diterima oleh Allah SWT.
Penutup
Mengamalkan doa sholat Tarawih dan Witir merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya kita meraih berkah Ramadhan. Dengan memahami makna dan keutamaan setiap doa, ibadah kita akan menjadi lebih khusyuk dan bermakna.
Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda dalam menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah yang sempurna dan penuh kekhusyukan. Raih pahala berlimpah di bulan suci ini dengan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW dan ajaran para ulama.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu Sholat Tarawih dan Witir?
Sholat Tarawih adalah sholat sunnah muakkad yang dikerjakan khusus di malam hari pada bulan Ramadhan, setelah sholat Isya. Sholat Witir adalah sholat sunnah penutup ibadah malam yang rakaatnya ganjil, sering dilakukan setelah Tarawih atau sebagai penutup sholat malam lainnya.
Berapa jumlah rakaat Sholat Tarawih dan Witir?
Sholat Tarawih umumnya dikerjakan 8 atau 20 rakaat, sedangkan Sholat Witir dilakukan dengan rakaat ganjil, bisa 1, 3, 5, hingga 11 rakaat, dengan 3 rakaat menjadi yang paling umum dikerjakan setelah Tarawih.
Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan Sholat Tarawih dan Witir?
Sholat Tarawih dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh di setiap malam bulan Ramadhan. Sholat Witir dapat dilakukan setelah Tarawih atau kapan saja setelah Isya hingga sebelum Subuh, idealnya sebagai penutup sholat malam.
Apakah wajib membaca Doa Kamilin setelah Tarawih?
Membaca Doa Kamilin setelah Tarawih adalah amalan yang sangat dianjurkan dan menjadi tradisi di banyak komunitas Muslim, terutama di Indonesia. Meskipun tidak ada dalil khusus yang mewajibkannya, doa ini berisi permohonan kebaikan yang komprehensif dan diamalkan oleh banyak ulama.
Apa saja manfaat membaca doa setelah sholat?
Membaca doa setelah sholat, termasuk Tarawih dan Witir, memiliki banyak manfaat. Ini adalah bentuk pengakuan atas keagungan Allah, permohonan ampunan, pengharapan akan ridha-Nya, serta melengkapi dan menyempurnakan ibadah yang telah dilakukan.
Apakah doa setelah sholat Witir juga ada yang khusus?
Ya, setelah sholat Witir disunnahkan untuk membaca dzikir ‘Subhanal Malikil Quddus’ sebanyak tiga kali, diikuti dengan doa permohonan perlindungan kepada Allah SWT, seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.
🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉
Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).
✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya






