Shopsmart.co.id – Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan suci Ramadhan, membawa keberkahan dan pahala melimpah bagi umat Islam. Meskipun umumnya dilaksanakan secara berjamaah di masjid, melaksanakannya di rumah secara mandiri atau bersama keluarga juga sangat diperbolehkan dan memiliki keutamaan tersendiri.
Artikel ini akan mengupas tuntas niat dan tata cara sholat Tarawih sendiri di rumah lengkap dengan bacaan niat Arab dan Latin, sesuai ajaran Islam, agar ibadah Anda tetap khusyuk dan sah.
Memahami Esensi Sholat Tarawih dan Keutamaannya
Sholat Tarawih adalah sholat sunnah muakkadah, yang artinya sangat dianjurkan, dilaksanakan khusus pada malam hari di bulan Ramadhan setelah sholat Isya dan sebelum waktu sholat Subuh. Nama ‘Tarawih’ sendiri berarti ‘istirahat’, mengacu pada jeda istirahat di antara setiap empat rakaat sholat.
Keutamaan sholat ini sangat besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang sholat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Melaksanakan Tarawih di rumah memberikan fleksibilitas dan kenyamanan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan untuk pergi ke masjid.
Hukum dan Fleksibilitas Sholat Tarawih di Rumah
Melaksanakan sholat Tarawih secara mandiri di rumah adalah hal yang diperbolehkan dan sah menurut syariat Islam, bahkan menjadi solusi praktis dalam berbagai kondisi. Baik karena alasan kesehatan, kenyamanan, atau kondisi lainnya, keabsahan ibadah tidak berkurang sedikitpun.
Justru, sholat di rumah dapat meningkatkan kekhusyuan bagi sebagian orang karena terhindar dari keramaian dan dapat lebih fokus pada interaksi spiritual pribadi dengan Allah SWT.
Persiapan Awal Sebelum Melaksanakan Sholat Tarawih
Sebelum memulai sholat Tarawih, ada beberapa persiapan penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan ibadah berjalan lancar dan sah. Pastikan Anda telah berwudhu dengan sempurna, mengenakan pakaian yang suci dan menutup aurat, serta memilih tempat sholat yang bersih dan tenang di rumah.
Menentukan jumlah rakaat yang akan dilaksanakan juga penting; Anda bisa memilih 8 rakaat ditambah 3 rakaat Witir, atau 20 rakaat ditambah 3 rakaat Witir, yang semuanya dilaksanakan dengan format dua rakaat salam.
Panduan Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Sholat Tarawih dilaksanakan dalam setiap dua rakaat dengan satu salam, kemudian dilanjutkan kembali hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang bisa Anda ikuti untuk melaksanakan sholat Tarawih di rumah.
1. Niat Sholat Tarawih di Rumah
Niat adalah pondasi utama dalam setiap ibadah, dan untuk sholat Tarawih sendiri di rumah, niatnya sedikit berbeda dari berjamaah. Lafalkan niat ini di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram, menegaskan keinginan Anda untuk melaksanakan sholat sunnah Tarawih.
Berikut adalah niat sholat Tarawih sendiri:
- Arab: اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
- Latin: Ushalli sunnatat Tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.
- Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul Ihram
Setelah berniat dalam hati, angkat kedua tangan Anda sejajar telinga sambil mengucapkan “Allahu Akbar”. Dengan ini, Anda secara resmi telah memasuki rangkaian ibadah sholat.
3. Membaca Doa Iftitah
Setelah takbiratul ihram, bacalah doa Iftitah sebagai pembuka sholat, yang disunnahkan untuk dibaca setiap memulai sholat fardhu maupun sunnah.
4. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek
Kemudian, bacalah surat Al-Fatihah dengan tartil, diikuti dengan membaca salah satu surat pendek dari Al-Quran yang Anda hafal. Disarankan untuk memilih surat-surat pendek yang berbeda di setiap rakaat untuk menambah variasi.
5. Rukuk dengan Thuma’ninah
Setelah selesai membaca surat, lakukan gerakan rukuk dengan membungkukkan badan hingga punggung lurus dan tangan memegang lutut. Pastikan Anda melakukan rukuk dengan thuma’ninah (tenang sejenak) sambil membaca doa rukuk.
6. I’tidal dan Sujud
Bangun dari rukuk ke posisi berdiri tegak (i’tidal) sambil membaca doa i’tidal, lalu lanjutkan dengan sujud pertama. Dalam sujud, pastikan tujuh anggota tubuh menyentuh lantai: dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung jari-jari kaki, sambil membaca doa sujud.
7. Duduk di Antara Dua Sujud dan Sujud Kedua
Setelah sujud pertama, angkat kepala Anda dan duduklah sejenak di antara dua sujud sambil membaca doanya, lalu lanjutkan dengan sujud kedua. Pastikan setiap gerakan dilakukan dengan thuma’ninah untuk kesempurnaan sholat.
8. Berdiri untuk Rakaat Kedua
Setelah sujud kedua, segera berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua. Rangkaian gerakan pada rakaat kedua sama seperti rakaat pertama, dimulai dengan membaca Al-Fatihah dan surat pendek.
9. Tasyahhud Akhir dan Salam
Setelah menyelesaikan sujud kedua pada rakaat kedua, duduklah untuk melakukan tasyahhud akhir. Bacalah bacaan tasyahhud akhir dan sholawat, lalu akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
Melaksanakan Sholat Witir sebagai Penutup Tarawih
Setelah sholat Tarawih, sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan sholat Witir sebagai penutup ibadah malam. Sholat Witir bisa dilakukan sebanyak 1 atau 3 rakaat, dan sebaiknya dijadikan sebagai penutup sholat malam.
Niat sholat Witir sendiri adalah: Ushalli sunnatal witri rak’atan/tsalasa rak’atin mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala. (Aku niat sholat sunnah Witir satu rakaat/tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala).
Untuk 3 rakaat Witir, Anda bisa melaksanakannya dengan dua rakaat salam kemudian dilanjutkan satu rakaat salam, atau langsung tiga rakaat dengan satu salam di akhir. Pada rakaat terakhir sholat Witir, disunnahkan membaca doa Qunut, terutama pada separuh terakhir bulan Ramadhan.
Doa dan Dzikir Setelah Sholat
Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih dan Witir, luangkan waktu untuk berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Ada beberapa dzikir dan doa khusus yang bisa dibaca, seperti istighfar, tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir.
Salah satu doa yang populer dibaca setelah Tarawih adalah Doa Kamilin atau Doa Setelah Tarawih, yang berisi permohonan ampunan dan keberkahan. Mengisi momen ini dengan dzikir dan doa dapat menyempurnakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Tips Tambahan untuk Kekhusyuan Ibadah di Rumah
Agar sholat Tarawih di rumah lebih khusyuk, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Pilihlah waktu yang tenang di mana Anda tidak akan terganggu, pastikan pencahayaan cukup namun tidak terlalu terang atau gelap, dan jika memungkinkan, gunakan pewangi ruangan yang menenangkan.
Fokus pada setiap bacaan dan gerakan, hindari terburu-buru, serta renungkan makna dari setiap ayat yang Anda baca. Melibatkan anggota keluarga untuk sholat bersama juga dapat menambah semangat dan kekompakan dalam beribadah di bulan Ramadhan.
Kesimpulan
Melaksanakan sholat Tarawih di rumah adalah pilihan yang valid dan penuh berkah, memungkinkan setiap Muslim untuk tetap meraih keutamaan Ramadhan. Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, serta mempersiapkan diri dengan baik, ibadah Anda akan menjadi lebih bermakna dan diterima oleh Allah SWT.
Semoga panduan ini membantu Anda dalam menunaikan ibadah sholat Tarawih di rumah dengan penuh keikhlasan dan kekhusyuan, mengisi bulan Ramadhan dengan amalan-amalan terbaik.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa jumlah rakaat sholat Tarawih yang bisa dilaksanakan di rumah?
Sholat Tarawih dapat dilaksanakan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, dengan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Setelah itu, sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan sholat Witir sebanyak 1 atau 3 rakaat sebagai penutup.
Apakah niat sholat Tarawih di rumah berbeda dengan di masjid?
Ya, niat sholat Tarawih di rumah (sendiri) sedikit berbeda. Niat untuk sholat sendiri tidak menyertakan status sebagai makmum. Niatnya adalah “Ushalli sunnatat Tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.”
Bisakah wanita melaksanakan sholat Tarawih di rumah?
Sangat bisa, bahkan bagi wanita, sholat di rumah lebih utama daripada sholat di masjid. Melaksanakan Tarawih di rumah memberikan kenyamanan dan kekhusyuan yang lebih bagi kaum wanita.
Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan sholat Tarawih di rumah?
Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat Tarawih adalah setelah sholat Isya dan sebelum masuk waktu sholat Subuh. Anda bisa memilih waktu yang paling nyaman dan tenang di malam hari.
Apa hukum sholat Witir setelah Tarawih?
Sholat Witir hukumnya sunnah muakkadah, sangat dianjurkan untuk dilaksanakan setelah sholat Tarawih sebagai penutup sholat malam. Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan sholat Witir.
🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉
Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).
✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya






