Panduan Lengkap Sholat Tarawih Sendiri di Rumah: Niat dan Tata Cara Mudah

Shopsmart.co.id – Sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan, membawa keberkahan dan pahala melimpah bagi umat Muslim. Meskipun identik dengan pelaksanaan berjamaah di masjid, adakalanya kondisi membuat seseorang perlu atau memilih untuk melaksanakan sholat Tarawih sendiri di rumah.

Read More

Melaksanakan sholat Tarawih sendiri di rumah tidak mengurangi keutamaan ibadah ini, asalkan dilakukan dengan niat yang tulus dan tata cara yang benar sesuai ajaran Islam. Artikel ini akan membahas secara komprehensif niat dan tata cara sholat Tarawih sendiri di rumah, lengkap dengan bacaan niat Arab, Latin, dan artinya, sebagaimana telah dirangkum dalam berbagai sumber terpercaya.

Hukum dan Keutamaan Sholat Tarawih Sendiri

Melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah memang lebih utama dan memiliki pahala yang lebih besar, namun para ulama sepakat bahwa sholat Tarawih boleh dilakukan secara munfarid (sendiri). Beberapa kondisi seperti sakit, terlalu jauh dari masjid, atau memiliki kesibukan tertentu dapat menjadi alasan yang sah untuk menunaikannya di rumah.

Keutamaan sholat Tarawih sendiri tetap besar; setiap rakaatnya dihitung sebagai ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan sholat Tarawih, seorang Muslim berkesempatan untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan doa, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an, yang semuanya merupakan amalan penuh berkah.

Persiapan Sebelum Melaksanakan Sholat Tarawih

Sebelum memulai sholat Tarawih sendiri, ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan ibadah kita sempurna dan khusyuk. Pastikan tubuh dalam keadaan suci dari hadas besar maupun kecil dengan mandi wajib jika diperlukan dan berwudhu secara sempurna.

Selain itu, kenakan pakaian yang bersih, suci, dan menutup aurat dengan sempurna, serta pilih tempat sholat yang bersih dan tenang di dalam rumah. Dengan persiapan yang matang, konsentrasi selama sholat akan lebih terjaga dan kekhusyukan dapat tercapai.

Niat Sholat Tarawih Sendiri

Niat merupakan rukun pertama dan paling fundamental dalam setiap ibadah sholat, termasuk sholat Tarawih sendiri. Letak niat ada di dalam hati, namun dianjurkan untuk melafalkannya secara lisan untuk membantu memantapkan niat di dalam hati.

Berikut adalah bacaan niat sholat Tarawih yang bisa dilafalkan saat hendak menunaikannya sendiri di rumah, lengkap dengan versi Arab, Latin, dan terjemahannya.

Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri (2 Rakaat)

Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatat Tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri Lengkap

Sholat Tarawih umumnya dilaksanakan sebanyak delapan atau dua puluh rakaat, diikuti dengan tiga rakaat sholat Witir sebagai penutup. Setiap dua rakaat Tarawih diakhiri dengan salam, sehingga tata caranya mirip dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya.

Fleksibilitas jumlah rakaat ini memberi kemudahan bagi umat Islam untuk memilih sesuai kemampuan, dengan delapan rakaat biasanya dilakukan dalam empat salam dan dua puluh rakaat dalam sepuluh salam. Berikut adalah langkah demi langkah tata cara sholat Tarawih sendiri di rumah untuk setiap dua rakaatnya.

  1. Berdiri Menghadap Kiblat dan Niat: Setelah berdiri menghadap kiblat, hadirkan niat sholat Tarawih di dalam hati, bisa juga dengan melafalkan niat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
  2. Takbiratul Ihram: Angkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu seraya mengucapkan “Allahu Akbar” (takbiratul ihram), sebagai tanda dimulainya sholat.
  3. Membaca Doa Iftitah: Setelah takbiratul ihram, bacalah doa iftitah sebagai pembuka sholat.
  4. Membaca Surat Al-Fatihah: Kemudian lanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dengan sempurna di setiap rakaat.
  5. Membaca Surat Pendek Al-Qur’an: Setelah Al-Fatihah, bacalah salah satu surat pendek dari Al-Qur’an, misalnya Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, atau surat pendek lainnya.
  6. Ruku’: Bungkukkan badan hingga punggung lurus, kedua tangan memegang lutut, seraya mengucapkan “Subhana Rabbiyal Azhimi wa Bihamdih” tiga kali.
  7. I’tidal: Bangkit dari ruku’ ke posisi berdiri tegak, seraya mengucapkan “Sami’allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamdu”.
  8. Sujud Pertama: Turunkan badan untuk sujud dengan meletakkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki di lantai, seraya mengucapkan “Subhana Rabbiyal A’laa wa Bihamdih” tiga kali.
  9. Duduk di Antara Dua Sujud: Bangkit dari sujud pertama dan duduk sebentar (iftirasy), seraya membaca doa “Rabbighfirli warhamni wajburni warfa’ni warzuqni wahdini wa’afini wa’fu’anni”.
  10. Sujud Kedua: Lakukan sujud kedua seperti sujud pertama, dengan bacaan yang sama.
  11. Berdiri untuk Rakaat Kedua: Bangkit kembali untuk berdiri sempurna, mengulangi langkah 4 hingga 10 untuk rakaat kedua.
  12. Tasyahud Akhir: Setelah sujud kedua di rakaat kedua, duduk untuk tasyahud akhir, membaca tasyahud dan shalawat Nabi.
  13. Salam: Akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan (“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh”) dan ke kiri (“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh”).

Ulangi rangkaian dua rakaat ini hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan, baik 8 rakaat (empat salam) atau 20 rakaat (sepuluh salam). Setiap dua rakaat adalah satu siklus sempurna yang diakhiri dengan salam.

Sholat Witir sebagai Penutup

Setelah selesai menunaikan sholat Tarawih, sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan sholat Witir. Sholat Witir adalah sholat sunnah penutup yang dilakukan dalam bilangan ganjil, biasanya tiga rakaat, bisa dilakukan satu rakaat salam kemudian dua rakaat salam, atau langsung tiga rakaat dengan satu salam di akhir.

Niat sholat Witir juga perlu dihadirkan di hati, dan bacaannya sedikit berbeda tergantung jumlah rakaat yang dipilih. Pelaksanaan sholat Witir secara mandiri pun mengikuti tata cara sholat sunnah biasa dengan penyesuaian jumlah rakaat.

Niat Sholat Witir Sendiri (3 Rakaat)

Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka’atin mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Witir

Jika melakukan tiga rakaat Witir dengan satu salam, tata caranya sama seperti sholat fardhu tiga rakaat, namun di rakaat terakhir (ketiga) setelah ruku’ dari posisi i’tidal, disunnahkan membaca doa Qunut. Doa Qunut ini dibaca sebelum sujud, persis seperti Qunut Subuh, namun di sholat Witir bersifat sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) pada separuh kedua bulan Ramadhan.

Jika dilakukan dua rakaat salam dan satu rakaat salam, niatnya disesuaikan untuk setiap dua atau satu rakaat tersebut. Setelah salam dari sholat Witir, dianjurkan untuk membaca dzikir dan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, seperti membaca “Subhanal Malikil Quddus” tiga kali.

Keutamaan Melaksanakan Sholat Tarawih

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan, dan sholat Tarawih adalah salah satu pintu besar untuk meraihnya. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang melaksanakan sholat pada malam bulan Ramadhan (Tarawih) dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Dengan demikian, baik dilakukan berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, sholat Tarawih menjadi kesempatan emas untuk membersihkan diri dari dosa dan meraih derajat tinggi di sisi Allah. Konsistensi dalam ibadah ini akan membawa ketenangan hati dan pahala yang berlipat ganda.

Tips Agar Konsisten Tarawih Sendiri di Rumah

Melaksanakan sholat Tarawih sendiri di rumah membutuhkan komitmen dan motivasi yang kuat. Buatlah jadwal sholat yang teratur dan cobalah untuk mematuhinya setiap malam, seolah-olah Anda pergi ke masjid untuk berjamaah.

Ajak anggota keluarga lain yang tinggal serumah untuk sholat bersama guna menciptakan suasana kebersamaan dan saling menyemangati, meskipun tidak seformal sholat berjamaah di masjid. Ingatlah selalu tujuan utama beribadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih ampunan-Nya.

Penutup

Sholat Tarawih adalah anugerah di bulan Ramadhan yang patut kita manfaatkan semaksimal mungkin, terlepas dari di mana kita melaksanakannya. Dengan memahami niat dan tata cara sholat Tarawih sendiri di rumah yang telah dijelaskan, tidak ada lagi alasan untuk melewatkan ibadah mulia ini.

Semoga panduan ini bermanfaat dan menjadikan ibadah sholat Tarawih Anda semakin khusyuk dan diterima oleh Allah SWT, membawa berkah serta ampunan di bulan suci Ramadhan ini.


Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah sholat Tarawih boleh dilakukan sendiri di rumah?

Ya, sholat Tarawih boleh dan sah dilakukan sendiri di rumah (munfarid). Meskipun sholat berjamaah di masjid lebih utama, tidak ada larangan untuk menunaikannya secara individu, terutama jika ada alasan yang menghalangi untuk ke masjid.

Berapa jumlah rakaat sholat Tarawih yang bisa dikerjakan sendiri?

Sholat Tarawih bisa dikerjakan 8 rakaat atau 20 rakaat, di luar sholat Witir. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Jadi, jika 8 rakaat, Anda akan melakukan 4 kali salam, dan jika 20 rakaat, Anda akan melakukan 10 kali salam.

Apakah setelah Tarawih harus sholat Witir?

Sangat dianjurkan untuk menutup sholat Tarawih dengan sholat Witir karena Witir adalah sholat penutup di malam hari. Sholat Witir biasanya dilakukan 3 rakaat (dengan satu salam atau dua salam lalu satu salam).

Apakah niat sholat Tarawih sendiri berbeda dengan berjamaah?

Ya, niat sholat Tarawih sendiri sedikit berbeda. Untuk sendiri, niatnya adalah ‘Ushalli sunnatat Tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala’ (Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala). Jika berjamaah, ada tambahan menjadi makmum atau imam.

Apakah boleh membaca doa Qunut saat sholat Witir yang dilakukan sendiri?

Ya, membaca doa Qunut saat sholat Witir adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), terutama pada separuh kedua bulan Ramadhan. Qunut dibaca pada rakaat terakhir sholat Witir setelah ruku’ (i’tidal), sama seperti Qunut sholat Subuh.

Apa keutamaan melaksanakan sholat Tarawih di bulan Ramadhan?

Keutamaan sholat Tarawih sangat besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa melaksanakan sholat Tarawih dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Ini adalah kesempatan besar untuk meraih ampunan dan keberkahan di bulan suci.

🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉

Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).


🛒 DAPATKAN PROMONYA DI SINI

✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya

Related posts