Sholat Tarawih Jam Berapa? Panduan Waktu & Tata Caranya

Shopsmart.co.id – Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan Ramadhan. Banyak umat Muslim bertanya-tanya, sholat tarawih jam berapa sebaiknya dimulai dan apa saja ketentuan waktunya.

Read More

Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai waktu pelaksanaan sholat Tarawih, mulai dari ketentuan syariat hingga praktik yang umum di Indonesia, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar ibadah ini.

Kapan Waktu Pelaksanaan Sholat Tarawih yang Tepat?

Secara syariat, waktu pelaksanaan sholat Tarawih memiliki rentang yang cukup fleksibel di malam hari. Ketentuan utamanya adalah setelah sholat Isya dan berakhir sebelum masuknya waktu sholat Subuh.

Ini berarti, begitu adzan Isya berkumandang dan sholat fardhu Isya telah dilaksanakan, seorang Muslim sudah boleh memulai sholat Tarawihnya. Fleksibilitas waktu ini memberikan kemudahan bagi umat Islam untuk menyesuaikan dengan kegiatan mereka.

Setelah Isya Hingga Sebelum Subuh: Batas Waktu Utama

Mayoritas ulama sepakat bahwa waktu Tarawih dimulai setelah sholat Isya selesai ditunaikan. Ibadah sunnah ini tidak sah jika dikerjakan sebelum sholat Isya, walaupun sudah memasuki waktu Isya itu sendiri.

Batasan akhir pelaksanaan Tarawih adalah sebelum terbit fajar shadiq yang menandai masuknya waktu Subuh. Jika fajar sudah terbit, maka kesempatan untuk menunaikan Tarawih telah habis dan tidak bisa diqadha.

Fleksibilitas Waktu di Tengah Malam

Meskipun bisa dimulai segera setelah Isya, banyak yang memilih menunaikan Tarawih di pertengahan malam atau menjelang sepertiga malam terakhir. Ini dilakukan untuk mendapatkan ketenangan dan kekhusyukan lebih.

Rasulullah SAW sendiri pernah menunda sholat malam hingga sepertiga malam terakhir, menunjukkan bahwa ada keutamaan dalam mengerjakannya di waktu tersebut. Namun, hal ini tidak mengikat dan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu.

Ketentuan Waktu Tarawih Menurut Madzhab Fiqih

Para ulama dari berbagai madzhab fiqih memiliki pandangan serupa mengenai waktu sholat Tarawih. Mereka semua menyepakati bahwa waktu pelaksanaan sholat Tarawih adalah antara sholat Isya dan sebelum sholat Subuh.

Perbedaan yang mungkin muncul biasanya terkait dengan rekomendasi waktu terbaik atau keutamaan tertentu. Namun, substansi batas waktu tetap sama di antara madzhab-madzhab tersebut.

Pandangan Ulama Umum Mengenai Waktu Ideal

Sebagian ulama menyarankan agar Tarawih tidak terlalu cepat dilakukan setelah Isya. Mereka berpendapat bahwa sedikit penundaan dapat memberikan waktu istirahat dan persiapan spiritual yang lebih baik.

Namun, jika ada kekhawatiran tidak bisa melaksanakan Tarawih karena tertidur atau halangan lain, maka mengerjakannya segera setelah Isya adalah pilihan yang lebih baik. Ini menunjukkan keringanan dalam beribadah.

Praktik Sholat Tarawih di Indonesia

Di Indonesia, pelaksanaan sholat Tarawih memiliki karakteristik dan tradisi unik yang telah berlangsung lama. Praktik Tarawih di berbagai daerah seringkali mencerminkan kekayaan budaya Islam Nusantara.

Waktu pelaksanaan di Indonesia umumnya seragam, yaitu dimulai segera setelah sholat Isya berjamaah selesai dilaksanakan di masjid atau mushola setempat. Suasana Ramadhan sangat terasa ketika masjid-masjid ramai dengan jamaah Tarawih.

Waktu Pelaksanaan yang Umum Ditemui

Mayoritas masjid dan mushola di Indonesia memulai sholat Tarawih sekitar 15-30 menit setelah adzan Isya berkumandang. Ini memberikan waktu bagi jamaah untuk berwudhu dan menunggu imam serta makmum berkumpul.

Tarawih berjamaah menjadi momen kebersamaan yang sangat dinanti, dimana umat Islam berkumpul untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan. Setelah Tarawih, biasanya dilanjutkan dengan sholat Witir sebagai penutup.

Perbedaan Jumlah Rakaat: 8 atau 20?

Di Indonesia, terdapat dua praktik jumlah rakaat Tarawih yang umum, yaitu 8 rakaat ditambah 3 rakaat Witir, atau 20 rakaat ditambah 3 rakaat Witir. Kedua praktik ini sah dan memiliki dasar dalam sunnah.

Perbedaan ini biasanya tergantung pada kebijakan masjid atau tradisi masyarakat setempat. Baik Tarawih 8 rakaat maupun 20 rakaat sama-sama sah dan diterima dalam Islam, asalkan dikerjakan dengan tuma’ninah dan niat yang benar.

Tata Cara Melaksanakan Sholat Tarawih

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan dua rakaat salam, lalu dua rakaat salam lagi, dan seterusnya. Tata caranya mirip dengan sholat sunnah lainnya, namun ada beberapa kekhususan yang perlu diperhatikan.

Pelaksanaannya bisa dilakukan secara berjamaah di masjid atau mushola, dan juga diperbolehkan untuk dikerjakan secara mandiri di rumah. Melakukan sholat Tarawih berjamaah memiliki keutamaan tersendiri.

Niat dan Bacaan Sholat Tarawih

Niat sholat Tarawih diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Jika berjamaah, niatnya adalah menjadi makmum sholat Tarawih, sementara jika sendiri cukup niat sholat Tarawih saja.

Bacaan surat setelah Al-Fatihah dalam sholat Tarawih biasanya surat-surat pendek dari juz 30, tetapi juga bisa dengan surat-surat lain. Kekhusyukan dan penghayatan dalam membaca ayat Al-Qur’an lebih utama daripada memburu kecepatan.

Sholat Witir Sebagai Penutup

Setelah selesai sholat Tarawih, disunnahkan untuk melanjutkannya dengan sholat Witir. Sholat Witir adalah sholat penutup malam yang jumlah rakaatnya ganjil, biasanya 1 atau 3 rakaat.

Sholat Witir juga bisa dikerjakan di kemudian waktu setelah Tarawih, asalkan masih dalam rentang waktu malam hingga sebelum Subuh. Penting untuk memastikan Witir menjadi sholat penutup malam Anda.

Keutamaan dan Hikmah Sholat Tarawih

Sholat Tarawih memiliki banyak keutamaan dan hikmah yang sangat besar bagi seorang Muslim. Ibadah ini adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang sholat malam di bulan Ramadhan (Tarawih) karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pengampunan Dosa dan Peningkatan Taqwa

Salah satu keutamaan terbesar sholat Tarawih adalah janji pengampunan dosa-dosa yang telah lalu. Ini adalah motivasi kuat bagi umat Islam untuk istiqamah dalam melaksanakannya.

Dengan rutin melaksanakan Tarawih, seorang Muslim juga melatih kesabaran, kedisiplinan, dan kekhusyukan, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan taqwa. Ini adalah investasi spiritual jangka panjang.

Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Pelaksanaan Tarawih berjamaah di masjid atau mushola juga berperan penting dalam mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Bertemu dengan sesama Muslim setiap malam menciptakan rasa kebersamaan.

Momen ini menjadi ajang untuk saling menyapa, berbagi, dan merasakan semangat kebersamaan dalam ibadah. Ini adalah salah satu keindahan bulan Ramadhan yang patut disyukuri.

Dengan memahami sholat tarawih jam berapa dapat dilaksanakan, serta tata cara dan keutamaannya, diharapkan kita semakin semangat menghidupkan bulan Ramadhan. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk meraih rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Semoga kita semua diberikan kemudahan dan keistiqomahan dalam beribadah.

🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉

Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).


🛒 DAPATKAN PROMONYA DI SINI

✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya

Related posts