Shopsmart.co.id – Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dinantikan umat Muslim selama bulan suci Ramadan. Pelaksanaannya menjadi momen spesial untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus meningkatkan ketakwaan di malam-malam penuh berkah.
Artikel ini akan memberikan panduan komprehensif mengenai tata cara shalat Tarawih 11 rakaat, lengkap dengan niat dan bacaannya, yang dapat dilakukan baik secara berjemaah maupun sendiri.
Memahami Shalat Tarawih dan Keutamaannya
Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadan setelah shalat Isya. Hukumnya adalah sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk melaksanakannya.
Pelaksanaan shalat ini membawa banyak keutamaan, termasuk pengampunan dosa-dosa yang telah lalu dan pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
Waktu utama untuk melaksanakan shalat Tarawih dimulai setelah shalat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu shalat Subuh. Umumnya, shalat ini dilakukan di awal malam setelah shalat Isya berjemaah di masjid atau musala.
Meski demikian, shalat Tarawih tetap sah jika dikerjakan hingga menjelang waktu Subuh, memberikan fleksibilitas bagi mereka yang mungkin memiliki kesibukan di awal malam.
Keutamaan Shalat Tarawih
Melaksanakan shalat Tarawih adalah wujud penghambaan dan ketaatan kepada Allah SWT yang dijanjikan pahala besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang melaksanakan Tarawih dengan iman dan mengharap pahala, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Selain itu, shalat ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarumat Muslim saat melaksanakannya secara berjemaah, membangun suasana kebersamaan yang penuh keberkahan.
Rakaat Shalat Tarawih: Fokus pada 11 Rakaat
Jumlah rakaat shalat Tarawih memang memiliki beberapa variasi, seperti 23 rakaat atau 11 rakaat, namun artikel ini akan secara khusus membahas format 11 rakaat. Jumlah 11 rakaat ini terdiri dari 8 rakaat shalat Tarawih yang dilanjutkan dengan 3 rakaat shalat Witir.
Pilihan 11 rakaat ini sering menjadi preferensi karena sesuai dengan praktik yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW, serta dianggap tidak terlalu memberatkan.
Niat Shalat Tarawih dan Witir (11 Rakaat)
Niat adalah kunci dalam setiap ibadah, dan harus dilafalkan dalam hati sebelum memulai shalat. Berikut adalah niat untuk shalat Tarawih dan Witir, baik untuk imam, makmum, maupun yang shalat sendiri (munfarid).
Niat Shalat Tarawih (Setiap Dua Rakaat)
- Niat untuk Imam: اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Makmum: اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Sendiri (Munfarid): اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat Shalat Witir (Tiga Rakaat)
Untuk shalat Witir 3 rakaat, niat dapat dibaca saat melakukan dua rakaat pertama dan kemudian satu rakaat terakhir secara terpisah, atau tiga rakaat langsung dengan satu salam.
- Niat untuk Imam (2 Rakaat Pertama): اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Witir dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Makmum (2 Rakaat Pertama): اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Witir dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Sendiri (2 Rakaat Pertama): اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Witir dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Imam (1 Rakaat Terakhir): اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Makmum (1 Rakaat Terakhir): اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.” - Niat untuk Sendiri (1 Rakaat Terakhir): اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْQIBLATI لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya: “Aku niat shalat sunah Witir satu rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih 11 Rakaat
Pelaksanaan shalat Tarawih 11 rakaat relatif mudah dan mengikuti rukun shalat pada umumnya. Urutannya dimulai dengan 8 rakaat Tarawih yang dilakukan 4 kali dengan masing-masing dua rakaat, diikuti 3 rakaat Witir.
Berikut adalah langkah-langkah detail untuk melaksanakan shalat Tarawih dan Witir.
Tata Cara Shalat Tarawih (8 Rakaat)
Shalat Tarawih 8 rakaat ini dilakukan dengan format 4 kali shalat dua rakaat salam. Setiap dua rakaat akan diakhiri dengan salam, kemudian dilanjutkan dengan dua rakaat berikutnya.
Prosedurnya sama seperti shalat fardhu dua rakaat:
- Niat: Mengucapkan niat di dalam hati sesuai posisi (imam/makmum/munfarid).
- Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sejajar telinga sambil mengucapkan “Allahu Akbar”.
- Membaca Doa Iftitah (Sunnah): Dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Pendek: Setelah Al-Fatihah, disunnahkan membaca surat pendek dari Al-Qur’an.
- Ruku’: Tunduk dengan punggung lurus dan tangan memegang lutut.
- I’tidal: Berdiri tegak kembali setelah ruku’.
- Sujud Pertama: Turun dan meletakkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan ujung kaki di lantai.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Bangkit dari sujud pertama lalu duduk sebentar.
- Sujud Kedua: Kembali sujud seperti yang pertama.
- Berdiri untuk Rakaat Kedua: Bangkit dari sujud kedua untuk melanjutkan rakaat kedua. Ulangi langkah 3 sampai 9.
- Tasyahud Akhir: Setelah sujud kedua di rakaat kedua, duduk tasyahud akhir dan membaca bacaannya.
- Salam: Mengakhiri shalat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
Ulangi tata cara dua rakaat ini sebanyak empat kali hingga sempurna 8 rakaat shalat Tarawih. Disunnahkan untuk beristirahat sebentar (disebut tarwihah) antara setiap dua rakaat atau setiap empat rakaat.
Tata Cara Shalat Witir (3 Rakaat)
Setelah menyelesaikan 8 rakaat Tarawih, dilanjutkan dengan shalat Witir 3 rakaat. Shalat Witir dapat dilakukan dengan format dua rakaat salam, lalu dilanjutkan satu rakaat salam.
Ikuti langkah-langkah shalat dua rakaat seperti Tarawih, kemudian dilanjutkan dengan satu rakaat tersendiri:
- Dua Rakaat Pertama: Lakukan shalat dua rakaat dengan niat Witir, seperti tata cara shalat Tarawih di atas, kemudian diakhiri dengan salam.
- Satu Rakaat Terakhir: Bangkit kembali untuk satu rakaat shalat Witir. Bacalah niat shalat Witir satu rakaat, lakukan Takbiratul Ihram, Al-Fatihah, surat pendek (disunnahkan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), ruku’, i’tidal (disunnahkan membaca doa Qunut di sini jika pada rakaat terakhir Witir), sujud, duduk antara dua sujud, sujud kembali, lalu langsung tasyahud akhir.
- Salam: Akhiri dengan salam.
Dengan demikian, total rakaat yang dikerjakan adalah 8 rakaat Tarawih ditambah 3 rakaat Witir, menjadi 11 rakaat secara keseluruhan.
Bacaan Doa Setelah Shalat Tarawih dan Witir
Setelah menyelesaikan shalat Tarawih dan Witir, disunnahkan untuk membaca doa. Salah satu doa yang umum dibaca setelah shalat Tarawih adalah Doa Kamilin.
Setelah shalat Witir, terdapat doa khusus yang bisa dibaca, seperti doa “Subhanal Malikil Quddus” sebanyak tiga kali dan doa-doa lain yang dianjurkan.
Shalat Tarawih Berjamaah atau Sendiri: Mana yang Utama?
Fleksibilitas dalam pelaksanaan shalat Tarawih adalah salah satu kemudahannya. Shalat Tarawih dapat dilakukan secara berjemaah di masjid atau musala, maupun secara munfarid (sendiri) di rumah.
Melaksanakan Tarawih secara berjemaah memiliki keutamaan tersendiri, karena dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan menambah semangat beribadah. Namun, shalat Tarawih sendiri di rumah tetap sah dan mendapatkan pahala, terutama jika ada halangan untuk ke masjid.
Kesimpulan
Shalat Tarawih 11 rakaat merupakan praktik ibadah yang agung selama bulan Ramadan, terdiri dari 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir. Dengan memahami tata cara, niat, dan bacaan yang benar, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah ini dengan khusyuk dan penuh penghayatan.
Semoga panduan ini membantu Anda dalam menunaikan shalat Tarawih dan meraih keberkahan di bulan suci Ramadan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa jumlah rakaat shalat Tarawih yang benar?
Jumlah rakaat shalat Tarawih yang benar memiliki beberapa pendapat, yang paling umum adalah 20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir (total 23 rakaat), atau 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir (total 11 rakaat). Keduanya memiliki dasar dan dibolehkan dalam Islam.
Apakah boleh shalat Tarawih sendiri di rumah?
Ya, shalat Tarawih sangat boleh dan sah hukumnya jika dilakukan sendiri di rumah (munfarid). Meskipun shalat berjemaah memiliki keutamaan tersendiri, melaksanakan Tarawih secara pribadi tetap mendapatkan pahala dan keberkahan yang sama.
Kapan waktu pelaksanaan shalat Tarawih?
Waktu pelaksanaan shalat Tarawih dimulai setelah shalat Isya’ dan berakhir sebelum masuknya waktu shalat Subuh. Disunnahkan untuk melaksanakannya di awal malam setelah shalat Isya’, biasanya secara berjemaah di masjid atau musala.
Apa bedanya shalat Tarawih dan shalat Witir?
Shalat Tarawih adalah shalat sunnah khusus yang dilaksanakan hanya di bulan Ramadan setelah Isya’. Sementara shalat Witir adalah shalat sunnah ganjil yang dapat dilakukan kapan saja setelah Isya’ hingga Subuh, namun sangat dianjurkan sebagai penutup shalat malam, terutama setelah Tarawih di bulan Ramadan.
Apakah shalat Tarawih wajib?
Tidak, shalat Tarawih hukumnya adalah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan namun tidak wajib. Artinya, seorang Muslim tidak berdosa jika tidak melaksanakannya, tetapi akan sangat merugi karena kehilangan pahala besar di bulan Ramadan.
🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉
Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).
✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya






