ShopSmart.co.id – Menjelang tibanya bulan Dzulhijjah, umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, mulai mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Adha. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan sebelum Idul Adha adalah melaksanakan puasa, terutama puasa Arafah. Puasa Idul Adha 2026 akan menjadi momen spiritual penting bagi banyak orang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pelaksanaan puasa sunnah sebelum Idul Adha memiliki nilai ibadah yang tinggi dan mendatangkan berbagai keutamaan. Memahami jadwal dan tata cara pelaksanaannya menjadi krusial agar ibadah tersebut dapat ditunaikan dengan optimal dan sesuai syariat. Artikel ini akan menguraikan secara mendalam mengenai puasa Idul Adha 2026, mencakup jadwal yang diprediksi, keutamaan, serta tata cara pelaksanaannya di Indonesia.
Memahami Konteks Puasa Idul Adha
Puasa sebelum Idul Adha secara umum merujuk pada serangkaian puasa sunnah yang dilaksanakan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah sendiri merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam kalender Hijriyah, yang memiliki kedudukan mulia dan amalan-amalan utama. Hari Idul Adha, yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, adalah puncak dari rangkaian ibadah haji dan merupakan hari raya kurban bagi umat Muslim.
Keutamaan sepuluh hari pertama Dzulhijjah disebutkan dalam berbagai dalil Al-Qur’an dan Hadis. Allah SWT bersumpah dengan menyebutkan waktu tersebut, mengindikasikan betapa istimewanya. Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk memperbanyak amal shaleh, termasuk puasa, pada periode ini. Oleh karena itu, puasa Idul Adha 2026 ini menjadi kesempatan emas untuk meraih pahala berlipat ganda.
Prediksi Jadwal Puasa Idul Adha 2026 di Indonesia
Penentuan pasti tanggal Idul Adha 2026 di Indonesia bergantung pada hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan) yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Namun, berdasarkan kalender Hijriyah dan perhitungan astronomis, tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah diprediksi jatuh sekitar awal Juni 2026.
Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan akan jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan sekitar pertengahan Juni 2026. Hal ini berarti puasa sunnah sebelum Idul Adha akan dimulai pada awal bulan Dzulhijjah dan mencapai puncaknya pada puasa Arafah.
Puasa Tarwiyah dan Arafah
Dua hari puasa yang paling utama sebelum Idul Adha adalah Puasa Tarwiyah (9 Dzulhijjah) dan Puasa Arafah (10 Dzulhijjah). Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sementara Puasa Arafah dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Hadis Nabi Muhammad SAW menyatakan, “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) itu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim). Keutamaan ini menjadikan puasa Arafah sebagai salah satu amalan yang sangat disunnahkan bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Keutamaan Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah
Selain puasa Tarwiyah dan Arafah, berpuasa pada hari-hari lain di sepuluh hari pertama Dzulhijjah juga sangat dianjurkan. Hal ini didasarkan pada keumuman dalil yang menekankan keutamaan beramal di hari-hari tersebut. Di antara keutamaannya adalah:
Pertama, amalan pada hari-hari ini lebih dicintai Allah SWT daripada hari-hari lainnya. Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada hari-hari yang beramal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari sepuluh Dzulhijjah ini.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah berjihad di jalan Allah juga tidak termasuk?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan membawa sesuatu apa pun.” (HR. Bukhari).
Kedua, puasa pada hari-hari ini dapat menjadi sarana untuk mensyukuri nikmat Allah. Dengan berpuasa, seseorang melatih diri untuk menahan hawa nafsu dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ini merupakan bentuk pengabdian dan pengakuan atas segala karunia yang telah diberikan.
Tata Cara Pelaksanaan Puasa Idul Adha
Tata cara pelaksanaan puasa sunnah sebelum Idul Adha pada dasarnya sama dengan puasa sunnah lainnya. Niat merupakan rukun yang paling utama. Niat puasa harus dilakukan sejak malam hari hingga sebelum tergelincirnya matahari (waktu Dzuhur), dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Untuk puasa Tarwiyah dan Arafah, bacaan niatnya dapat dilafalkan dalam hati atau diucapkan, misalnya: “Nawaitu shauma Tarwiyah sunnatan lillahi ta’ala” (untuk puasa Tarwiyah) dan “Nawaitu shauma Arafah sunnatan lillahi ta’ala” (untuk puasa Arafah). Jika lupa berniat di malam hari, niat bisa dilakukan di siang hari sebelum waktu Dzuhur, asalkan memenuhi syarat belum makan, minum, dan berhubungan suami istri sejak fajar.
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Sama seperti puasa Ramadhan, puasa sunnah juga memiliki hal-hal yang membatalkannya. Beberapa di antaranya adalah makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, berhubungan suami istri di siang hari, serta keluarnya mani karena bersentuhan atau berciuman (jika disengaja dan memicu keluarnya mani).
Selain itu, haid dan nifas bagi wanita juga merupakan kondisi yang mengharuskan mereka untuk tidak berpuasa. Jika seorang wanita mengalami haid atau nifas, puasanya otomatis batal dan ia wajib menggantinya di kemudian hari setelah bulan Ramadhan dan Idul Adha berakhir.
Amalan Tambahan di Sepuluh Hari Dzulhijjah
Selain berpuasa, terdapat amalan-amalan sunnah lain yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan-amalan ini meliputi:
Pertama, memperbanyak dzikir, takbir, tahmid, dan tahlil. Mengumandangkan kalimat-kalimat thayyibah ini adalah salah satu bentuk mengagungkan Allah SWT. Takbir muqayyad (yang tidak terikat waktu) dianjurkan setelah shalat fardhu dan takbir mursal (yang tidak terikat waktu) dianjurkan kapan saja.
Kedua, memperbanyak membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, sedekah, dan berbuat baik kepada sesama. Setiap amalan kebaikan yang dilakukan pada hari-hari ini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Hal ini merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas spiritual dan moral.
Menyambut Idul Adha 2026 dengan Khidmat
Dengan memahami jadwal dan keutamaan puasa Idul Adha 2026, umat Muslim di Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk menyambut hari raya ini dengan lebih khidmat. Puasa sunnah ini bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga melatih kesabaran, ketaatan, dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Marilah kita manfaatkan kesempatan berharga di bulan Dzulhijjah ini untuk meningkatkan ibadah, mendekatkan diri kepada Allah, dan menebar kebaikan. Semoga puasa yang kita tunaikan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua.
FAQ Seputar Puasa Idul Adha 2026
Kapan tanggal pasti Idul Adha 2026 di Indonesia?
Tanggal pasti Idul Adha 2026 di Indonesia akan ditentukan melalui sidang isbat dan rukyatul hilal oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, namun secara prediksi akan jatuh pada pertengahan Juni 2026.
Apakah ada puasa khusus sebelum Idul Adha selain puasa Arafah?
Ya, terdapat Puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum Puasa Arafah.
Bagaimana hukumnya jika tidak berpuasa Arafah karena berhalangan?
Puasa Arafah adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan). Jika berhalangan, tidak ada dosa, namun akan kehilangan keutamaan yang besar.
Apakah boleh mengganti puasa Ramadhan di bulan Dzulhijjah?
Ya, boleh mengganti puasa Ramadhan di bulan Dzulhijjah, namun diutamakan untuk tidak melewatkan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah jika memungkinkan.
Bagaimana jika seseorang lupa berniat puasa Arafah di malam hari?
Jika lupa berniat di malam hari, niat puasa Arafah dapat dilakukan di siang hari sebelum waktu Dzuhur, dengan syarat belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya.
PowerBank UGREEN Original
Fast Charging & Kapasitas Besar âš¡
Jangan sampai kehabisan! Dapatkan PowerBank UGREEN dengan harga promo spesial di Official Store Shopee.
Cocok untuk iPhone, Android, Tablet hingga Laptop.
✅ Original Bergaransi
âš¡ Fast Charging
🔋 Kapasitas Besar
Promo bisa berakhir kapan saja. Amankan sekarang sebelum harga naik!






