Panduan Lengkap Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir Sesuai Sunnah

Shopsmart.co.id – Bulan suci Ramadhan adalah waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di antara amalan penting yang sangat dianjurkan selama bulan ini adalah pelaksanaan sholat Tarawih dan Witir, diikuti dengan rangkaian doa yang penuh berkah.

Read More

Kedua sholat sunnah ini tidak hanya menjadi penanda malam-malam Ramadhan yang penuh keutamaan, tetapi juga kesempatan emas untuk memanjatkan doa-doa terbaik. Memahami bacaan doa setelah sholat Tarawih dan Witir sesuai sunnah serta ajaran ulama adalah kunci untuk meraih kesempurnaan ibadah.

Mengenal Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadhan

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan khusus pada malam hari selama bulan Ramadhan, biasanya setelah sholat Isya. Dinamakan Tarawih karena setiap empat rakaat diselingi dengan istirahat sejenak (tarwihah) untuk berzikir atau berdoa.

Sementara itu, sholat Witir adalah sholat penutup rangkaian sholat malam yang juga sangat dianjurkan, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan. Sholat Witir memiliki jumlah rakaat ganjil, seringkali satu, tiga, atau lima rakaat, dan menjadi penutup sempurna bagi ibadah malam.

Pentingnya Doa Setelah Sholat Malam

Doa merupakan inti dari ibadah, jembatan komunikasi langsung antara hamba dengan Penciptanya. Setelah melaksanakan sholat Tarawih dan Witir, kaum Muslimin sangat dianjurkan untuk tidak langsung beranjak, melainkan melanjutkannya dengan berzikir dan memanjatkan doa.

Momen setelah sholat adalah salah satu waktu mustajab terkabulnya doa, terlebih lagi di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Oleh karena itu, memanfaatkan waktu ini untuk doa tarawih dan witir adalah sebuah keutamaan yang tidak boleh dilewatkan.

Bacaan Doa Setelah Sholat Tarawih

Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa kamilin yang masyhur. Doa ini merupakan permohonan yang komprehensif, mencakup kebaikan dunia dan akhirat, serta memohon ridha dan surga Allah.

Salah satu versi doa yang sering dibaca adalah:

“Allahumma inna nas’aluka ridhoka wal jannah, wa na’udzubika min sakhothika wannaar. Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anna ya Kariim.”

Doa ini berarti, “Ya Allah, sungguh kami memohon keridhaan-Mu dan surga-Mu, serta kami berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan neraka-Mu. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang menyukai pemaafan, maka ampunilah kami wahai Dzat yang Maha Mulia.” Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan doa-doa pribadi lainnya.

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Sholat Witir memiliki kekhususan sebagai penutup sholat malam, sehingga doa yang dibaca setelahnya juga memiliki keistimewaan. Doa ini sering disebut sebagai doa setelah Witir atau doa Subhanal Malikil Quddus.

Setelah salam dari sholat Witir, disunnahkan untuk membaca:

“Subhanal Malikil Quddus” (dibaca tiga kali, dengan suara sedikit ditinggikan pada bacaan ketiga).

Artinya, “Maha Suci Allah, Raja Yang Maha Suci.” Setelah itu, dilanjutkan dengan doa:

“Allahumma inni a’udzu biridhoka min sakhothika, wa bi mu’afatika min ‘uqubatika, wa a’udzu bika minka, la uhshi tsana’an ‘alaika anta kama atsnaita ‘ala nafsika.”

Doa ini berarti, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari (siksaan)-Mu. Aku tidak bisa menghitung pujian atas-Mu, Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.” Doa ini sangat mendalam, memohon perlindungan dan mengakui keagungan Allah.

Adab Berdoa Agar Dikabulkan

Agar doa-doa yang dipanjatkan lebih besar kemungkinannya untuk dikabulkan, ada beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan. Salah satunya adalah memulai doa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Berdoa juga sebaiknya dilakukan dengan penuh keyakinan, rendah hati, dan suara yang tidak terlalu keras namun jelas. Mengangkat kedua tangan saat berdoa juga merupakan sunnah yang dianjurkan untuk menunjukkan kerendahan hati dan harapan.

Waktu-Waktu Mustajab di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan menawarkan banyak waktu mustajab untuk berdoa, yang bisa dimanfaatkan setelah doa tarawih dan witir. Beberapa waktu tersebut meliputi sepertiga malam terakhir, saat berpuasa hingga berbuka, serta antara azan dan iqamah.

Meningkatkan intensitas doa pada waktu-waktu tersebut akan menambah peluang dikabulkannya permohonan hamba. Dengan begitu, setiap Muslim dapat memanfaatkan setiap detik Ramadhan untuk mengumpulkan pahala dan keberkahan.

Kesimpulan: Meraih Keberkahan dengan Doa Tarawih dan Witir

Melaksanakan sholat Tarawih dan Witir di bulan Ramadhan adalah amalan yang sangat ditekankan dalam Islam. Lebih dari itu, melengkapi ibadah ini dengan doa-doa yang sesuai sunnah dan ajaran ulama adalah cara untuk meraih keberkahan yang berlimpah.

Dengan memahami makna dan mengamalkan doa tarawih dan witir secara rutin, umat Islam diharapkan dapat memperoleh ampunan, ridha, serta jannah dari Allah SWT. Semoga setiap usaha ibadah kita diterima dan menjadi bekal kebaikan di akhirat kelak.


Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan waktu terbaik membaca doa setelah Tarawih dan Witir?

Waktu terbaik adalah segera setelah selesai sholat Tarawih dan Witir, setelah mengucapkan salam. Momen ini merupakan salah satu waktu mustajab terkabulnya doa, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Apakah ada doa khusus yang wajib dibaca setelah Tarawih dan Witir?

Tidak ada doa khusus yang ‘wajib’ dalam artian jika ditinggalkan sholatnya tidak sah. Namun, ada doa-doa sunnah yang sangat dianjurkan, seperti doa kamilin setelah Tarawih dan doa ‘Subhanal Malikil Quddus’ diikuti doa perlindungan setelah Witir, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para ulama.

Bolehkah menambahkan doa pribadi setelah doa sunnah Tarawih dan Witir?

Sangat dianjurkan untuk menambahkan doa-doa pribadi setelah membaca doa-doa sunnah. Ini adalah kesempatan emas untuk memohon segala hajat dunia dan akhirat, karena momen tersebut adalah waktu yang mustajab.

Mengapa doa setelah Sholat Witir memiliki kekhususan?

Sholat Witir adalah sholat penutup ibadah malam, sehingga doa setelahnya juga dianggap sebagai penutup yang istimewa. Doa ‘Subhanal Malikil Quddus’ dan doa perlindungan yang mengikutinya adalah bentuk pengakuan keagungan Allah dan permohonan perlindungan secara komprehensif sebelum beristirahat.

Apa manfaat rutin membaca doa Tarawih dan Witir?

Manfaatnya sangat besar, meliputi mendapatkan ampunan dosa, meraih ridha Allah, memohon surga dan perlindungan dari neraka, serta menguatkan keimanan. Selain itu, ini adalah bentuk penghambaan diri dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama di bulan Ramadhan.

🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉

Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).


🛒 DAPATKAN PROMONYA DI SINI

✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya

Related posts