Bacaan Tarawih 23 Rakaat: Teks Bilal & Jawaban Jamaah Lengkap

Shopsmart.co.id – Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Ibadah ini menjadi salah satu momen spiritual yang paling dinanti umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Read More

Dalam pelaksanaannya, seringkali kita menemui adanya tradisi bacaan bilal dan jawaban jamaah yang khas, terutama untuk format 23 rakaat termasuk witir. Artikel ini akan membahas secara komprehensif panduan lengkap bacaan-bacaan tersebut, mulai dari awal hingga akhir sholat.

Mengenal Sholat Tarawih: Ibadah Malam di Bulan Ramadhan

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan, setelah sholat Isya hingga sebelum waktu Subuh. Hukum melaksanakannya adalah sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar.

Nama ‘Tarawih’ sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘istirahat’, merujuk pada kebiasaan para sahabat Nabi yang beristirahat sejenak setelah setiap empat rakaat. Ibadah ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meraih ampunan dan pahala berlimpah di bulan suci.

Jumlah Rakaat Tarawih dan Struktur Pelaksanaan

Ada beberapa pandangan mengenai jumlah rakaat sholat Tarawih, namun yang paling umum dipraktikkan di Indonesia adalah 23 rakaat. Jumlah ini terdiri dari 20 rakaat sholat Tarawih dan dilanjutkan dengan 3 rakaat sholat Witir sebagai penutup.

Pelaksanaan 20 rakaat Tarawih umumnya dilakukan dengan format 2 rakaat salam sebanyak 10 kali, diselingi dengan istirahat atau bacaan bilal. Kemudian, sholat Witir dilaksanakan dengan 2 rakaat salam dan dilanjutkan 1 rakaat salam, atau langsung 3 rakaat dengan satu salam.

Peran Bilal dan Jamaah dalam Tradisi Tarawih

Tradisi bacaan bilal dan jawaban jamaah dalam sholat Tarawih bertujuan untuk memimpin dan memberikan semangat kepada jamaah. Bilal adalah seorang petugas yang membacakan seruan-seruan atau shalawat di antara setiap pergantian sholat atau istirahat.

Jawaban jamaah merupakan respons serentak terhadap seruan bilal, yang ikut menguatkan suasana kekhusyukan dan kebersamaan. Praktik ini merupakan bagian dari syiar Islam dan telah menjadi kebiasaan di banyak masjid, khususnya di Indonesia.

Teks Lengkap Bacaan Bilal dan Jawaban Jamaah

Berikut adalah rincian bacaan bilal dan jawaban jamaah untuk sholat Tarawih 23 rakaat, termasuk sholat Witir. Ini mencakup seruan di awal, di antara rakaat, dan setelah selesai sholat Tarawih dan Witir.

1. Pembukaan Sholat Tarawih

Ini adalah seruan awal sebelum sholat Tarawih dimulai, yang berfungsi untuk mengajak jamaah bersiap-siap.

Bilal: ‘صَلُّوا سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ’ (Shollu sunnatan tarawihi rak’ataini jaami’atan rahimakumullah)

Jamaah: ‘آمين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ’ (Aamiin ya Rabbal ‘alamin)

2. Setiap Dua Rakaat Tarawih

Seruan ini diucapkan setelah salam dari setiap dua rakaat sholat Tarawih, sebagai pengantar untuk rakaat berikutnya.

Bilal: ‘فَضْلًا مِنَ اللهِ وَنِعْمَةً’ (Fadhlan minallahi wa ni’mah)

Jamaah: ‘وَمِنْ نِعْمَتِهِ وَمِنَّةٍ’ (Wa min ni’matihi wa minnah)

Bilal: ‘اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ’ (Allahumma sholli ‘ala Muhammad)

Jamaah: ‘اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ’ (Allahumma sholli wa sallim ‘alaihi)

3. Setelah Empat Rakaat / Istirahat (Shalawat Tarawih)

Setelah setiap empat rakaat (dua kali salam) Tarawih, biasanya ada istirahat sejenak yang diisi dengan bacaan shalawat Tarawih. Ini adalah momen untuk jamaah berzikir dan menenangkan diri sebelum melanjutkan sholat.

Bilal: ‘سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ’ (Subhanal malikil quddus)

Jamaah: ‘سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ’ (Subhanal malikil quddus)

Bilal: ‘سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْحَيِّ الَّذِي لَا يَنَامُ وَلَا يَمُوتُ، سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ. سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ’ (Subhanal malikil quddus, subhanallahil hayyilladzi la yanamu wala yamut, subbuhun quddusun rabbuna wa rabbul mala’ikati war ruh. Subhanallahi wal hamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar. Wa laa hawla wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim).

Jamaah: ‘لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ’ (Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir).

4. Setelah 20 Rakaat Tarawih (Doa Kamilin)

Setelah selesai 20 rakaat Tarawih, bilal akan memimpin jamaah untuk membaca doa kamilin. Doa ini adalah salah satu doa penutup sholat Tarawih yang panjang dan berisi permohonan kebaikan.

Bilal: ‘اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ’ (Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad)

Jamaah: ‘اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ’ (Allahumma sholli wa sallim wa barik ‘alaihi)

Bilal: ‘يَا اللهُ بِهَا، يَا اللهُ بِهَا، يَا اللهُ بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ’ (Ya Allah biha, ya Allah biha, ya Allah bihusnil khotimah)

Jamaah: ‘يَا اللهُ بِهَا، يَا اللهُ بِهَا، يَا اللهُ بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ’ (Ya Allah biha, ya Allah biha, ya Allah bihusnil khotimah)

Dilanjutkan dengan pembacaan doa Kamilin yang biasanya dipimpin oleh Imam atau Bilal. Doa ini memohon kesempurnaan iman, taqwa, hingga syafaat Nabi Muhammad SAW.

5. Teks Bacaan Bilal dan Jamaah untuk Sholat Witir

Setelah sholat Tarawih selesai, sholat Witir segera dilaksanakan. Witir adalah penutup ibadah malam dan jumlah rakaatnya ganjil.

Untuk 2 Rakaat Pertama Witir:

Bilal: ‘صَلُّوا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ’ (Shollu sunnatan witri rak’ataini jaami’atan rahimakumullah)

Jamaah: ‘آمين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ’ (Aamiin ya Rabbal ‘alamin)

Untuk 1 Rakaat Terakhir Witir:

Bilal: ‘صَلُّوا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ’ (Shollu sunnatan witri rak’atan jaami’atan rahimakumullah)

Jamaah: ‘آمين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ’ (Aamiin ya Rabbal ‘alamin)

6. Doa Setelah Sholat Witir

Setelah selesai sholat Witir, terdapat bacaan zikir dan doa yang bisa dipimpin oleh bilal atau imam. Ini adalah penutup rangkaian ibadah malam Ramadhan.

Bilal: ‘سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ’ (Subhanal malikil quddus) (3x)

Jamaah: ‘سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ’ (Subhanal malikil quddus)

Bilal: ‘اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ’ (Allahumma inni a’udzu bi ridloka min sakhothika, wa bi mu’afatika min ‘uqubatika, wa a’udzu bika minka, laa uhshi tsanaa’an ‘alaika anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsik).

Kemudian dilanjutkan dengan doa dan zikir pribadi sesuai dengan anjuran. Beberapa bacaan seperti istighfar dan tasbih juga lazim dilafalkan oleh jamaah.

Keutamaan Melaksanakan Sholat Tarawih

Melaksanakan sholat Tarawih membawa banyak keutamaan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW. Salah satunya adalah diampuninya dosa-dosa yang telah lalu bagi siapa saja yang menghidupkan malam Ramadhan dengan sholat Tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah.

Selain itu, sholat Tarawih juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarumat Muslim di masjid. Kebersamaan dalam beribadah menciptakan suasana persaudaraan yang kuat dan penuh berkah.

Penutup

Sholat Tarawih dan Witir dengan tradisi bilal dan jawaban jamaah adalah praktik yang kaya makna dan syiar. Memahami bacaan-bacaan ini akan membantu kita merasakan kekhusyukan yang lebih mendalam dalam beribadah.

Semoga panduan lengkap ini bermanfaat bagi Anda dalam menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah yang sempurna. Mari jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita.


Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu Sholat Tarawih?

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan, setelah sholat Isya hingga sebelum waktu Subuh. Hukumnya sunnah muakkadah, sangat dianjurkan.

Berapa jumlah rakaat Sholat Tarawih yang umum di Indonesia?

Di Indonesia, jumlah rakaat Sholat Tarawih yang paling umum dipraktikkan adalah 23 rakaat. Jumlah ini terdiri dari 20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Sholat Witir sebagai penutup.

Mengapa ada bacaan bilal dan jawaban jamaah saat Tarawih?

Tradisi bacaan bilal dan jawaban jamaah bertujuan untuk memimpin, menyemangati, dan menjaga kekompakan jamaah. Bilal membacakan seruan atau shalawat di antara pergantian sholat atau istirahat, yang kemudian dijawab oleh jamaah.

Apakah Doa Kamilin wajib dibaca setelah Sholat Tarawih?

Doa Kamilin adalah doa yang sangat baik untuk dibaca setelah selesai Sholat Tarawih, namun hukumnya tidak wajib. Membacanya adalah sunnah dan dianjurkan untuk meraih keutamaan dan keberkahan.

Apa perbedaan Sholat Tarawih dan Sholat Witir?

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah khusus bulan Ramadhan yang dikerjakan sebelum Witir, sedangkan Sholat Witir adalah sholat sunnah penutup ibadah malam dengan jumlah rakaat ganjil yang bisa dikerjakan kapan saja di luar Ramadhan, meskipun sangat dianjurkan setelah Tarawih di bulan Ramadhan.

Apakah boleh Sholat Tarawih sendirian di rumah?

Ya, Sholat Tarawih boleh dilakukan secara sendirian di rumah. Meskipun berjamaah di masjid memiliki keutamaan tersendiri, namun sholat Tarawih secara munfarid (sendirian) tetap sah dan mendapatkan pahala.

🎉 PROMO SARUNG ATLAS EKSKLUSIF DI ONLINE 🎉

Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).


🛒 DAPATKAN PROMONYA DI SINI

✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya

Related posts